Masa Depan Listrik Cupra: Model Baru, Pergeseran Strategis, dan Tantangan Pasar

23

Cupra siap untuk pertumbuhan yang signifikan, dengan dua hatchback listrik baru direncanakan pada tahun 2026, menyusul pemecahan rekor penjualan tahun ini sebanyak 328.800 unit—peningkatan sebesar 32%. Perusahaan yang baru berusia delapan tahun ini kini secara agresif memperluas jajaran kendaraan listriknya sambil menghadapi realitas geopolitik dan pasar yang kompleks.

Menavigasi Pertumbuhan dan Produksi

CEO baru Markus Haupt menekankan pentingnya produksi lokal, yang disoroti oleh pembukaan pabrik perakitan baterai Cupra baru-baru ini di Barcelona. Fasilitas ini akan memproduksi 1.200 paket baterai setiap hari, ditujukan untuk kendaraan Volkswagen dan Cupra, termasuk hatchback Raval yang sangat dinantikan. Penempatan strategis fasilitas ini menjawab kebutuhan penting akan kendaraan listrik buatan Eropa yang terjangkau, khususnya di pasar seperti Spanyol dan Italia, yang tertinggal dalam penerapan elektrifikasi.

Peralihan ke kendaraan listrik bukannya tanpa tantangan. Haupt mengakui bahwa margin kendaraan listrik saat ini lebih rendah dibandingkan dengan mesin pembakaran internal, sehingga memerlukan upaya pengurangan biaya dan dukungan kebijakan. Dia secara eksplisit menyatakan bahwa Raval hatchback sangat penting untuk memenuhi tujuan CO2 dan memenuhi mandat ketat seperti target ZEV Inggris pada tahun 2026.

Raval Hatchback: Pengubah Permainan?

Cupra Raval, supermini yang dirancang untuk bersaing di segmen kendaraan listrik terjangkau, diperkirakan akan dijual dengan harga sekitar £25.000, jauh lebih murah daripada model Born yang ada. Titik harga ini akan dicapai melalui penggunaan baterai LFP yang berbiaya lebih rendah, selaras dengan strategi Cupra untuk meningkatkan daya saing terhadap harga agresif dari produsen kendaraan listrik Tiongkok. Raval diposisikan sebagai EV perkotaan yang sporty dengan versi performa tinggi yang menawarkan jangkauan hingga 280 mil.

Peluncuran menjelang Volkswagen ini menunjukkan ambisi Cupra untuk memimpin di bidang kendaraan listrik kompak, memanfaatkan komponen bersama dalam Grup Volkswagen untuk meminimalkan biaya pengembangan hingga ratusan juta euro.

Kebijakan dan Realitas Pasar

Keberhasilan Cupra bergantung pada kebijakan pemerintah yang mendukung. Haupt memuji Inggris atas insentif dan kuota kendaraan listrik yang proaktif, dan menyebutnya sebagai “pasar yang kuat” untuk merek tersebut. Namun, ia juga mengkritik inkonsistensi yang lebih luas di Eropa, dengan menyebut fluktuasi subsidi dan harga listrik yang tidak stabil telah melemahkan kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik.

Perusahaan ini secara aktif melobi kebijakan dekarbonisasi yang stabil, seperti yang dicontohkan oleh inisiatif Auto 2030 di Spanyol, yang menggabungkan subsidi, membebankan biaya pada dukungan infrastruktur, dan kampanye kesadaran. Kebutuhan akan kebijakan yang konsisten merupakan hal yang sangat penting, karena perubahan geopolitik—seperti potensi tarif AS—telah memaksa Cupra untuk menunda rencana ekspansi ke Amerika Utara.

Model Masa Depan dan Visi Jangka Panjang

Selain Raval, Cupra juga akan menyegarkan model Born dengan gaya yang diperbarui dan opsi baterai LFP. Namun, SUV Tindaya yang ambisius tetap merupakan proyek jangka panjang, yang berpotensi diluncurkan sekitar tahun 2030, bergantung pada platform SSP generasi berikutnya dari Grup Volkswagen. Konsep mobil pameran ini menampilkan powertrain hybrid dengan opsi perluasan jangkauan, memungkinkan fleksibilitas powertrain seiring berkembangnya lanskap otomotif.

Strategi Cupra tidak hanya mencakup kendaraan. Merek ini mengembangkan ekosistem gaya hidup melalui kolaborasi dengan tim olahraga (FC Barcelona), musisi, dan acara budaya, menargetkan demografi dengan usia rata-rata 43 tahun dan minimal tumpang tindih dengan pembeli Audi.

Pada akhirnya, pertumbuhan pesat Cupra didorong oleh desain yang berani, efisiensi platform bersama, dan fokus yang disengaja dalam mengembangkan identitas merek yang berbeda. Masa depan perusahaan bergantung pada menavigasi tantangan geopolitik dan mempertahankan momentum melalui dukungan kebijakan yang konsisten dan pengembangan produk strategis.