Geely Starray EM-i: Hibrida Plug-in Kompetitif dengan Reservasi

17

Masuknya Geely ke pasar Inggris dengan Starray EM-i plug-in hybrid (PHEV) menawarkan perpaduan menarik antara keterjangkauan dan jangkauan listrik. Meski tidak menonjol sebagai pilihan para penggila berkendara, Starray menghadirkan pilihan praktis dan lengkap di segmen ramai.

Ekspansi Geely di Inggris: Melampaui Volvo dan Polestar

Banyak konsumen yang mungkin tidak menyadari Geely, grup otomotif Tiongkok, telah mempunyai pengaruh signifikan di Inggris. Ia memiliki merek terkemuka seperti Volvo, Polestar, Lotus, dan LEVC (produsen taksi London). Peluncuran Geely Auto di Inggris dengan model seperti EX5 (all-electric) dan kini Starray EM-i menandai dorongan langsung untuk pengenalan merek.

Starray berbagi struktur dasar dengan EX5, namun menukar elektrifikasi penuh dengan pengaturan hybrid plug-in. Strategi ini bertujuan untuk menjaring pembeli yang menginginkan berkendara listrik untuk perjalanan jarak pendek, dengan tetap mempertahankan kenyamanan mesin bensin untuk perjalanan lebih jauh.

Harga dan Peralatan: Nilai Menarik, Desain Familiar

Geely telah memposisikan Starray secara kompetitif, mulai dari £29.990 untuk trim Pro. Fitur standarnya mencakup layar pengemudi 10 inci, layar sentuh tengah berukuran 15,4 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto, kursi berpemanas, dan sistem bantuan pengemudi. Trim yang lebih tinggi (Maks dan Ultra) menambahkan fitur seperti tampilan head-up, pengisian daya nirkabel, dan paket baterai yang lebih besar untuk jangkauan listrik yang lebih luas.

Dari segi desain, Starray konservatif. Ini sengaja menghindari gaya yang berani, dan memilih bentuk SUV yang lebih menarik. Hal ini mengutamakan keakraban dibandingkan perbedaan, namun memungkinkan Geely memanfaatkan sumber daya produksi dan teknik yang ada.

Performa dan Jangkauan: Kemampuan Listrik yang Mengesankan

Starray memasangkan mesin bensin empat silinder 1,5 liter dengan motor listrik, menghasilkan gabungan 255 tenaga kuda. Penghematan bahan bakar diperkirakan mencapai 201 mpg, meskipun angka di dunia nyata akan bervariasi. Lebih penting lagi, Starray menawarkan pilihan baterai 18,4 kWh atau 29,8 kWh. Baterai yang lebih besar diklaim mampu mencapai jangkauan listrik murni sejauh 84 mil, melampaui rival PHEV seperti Kia Sportage, Hyundai Tucson, dan Ford Kuga.

Bahkan dengan baterai yang lebih kecil, pengemudi secara realistis dapat mengharapkan jangkauan listrik sekitar 45 mil. Waktu pengisian daya masuk akal: 20 menit untuk pengisian ulang 30-80% dengan baterai yang lebih kecil, dan 16 menit dengan baterai yang lebih besar.

Pengalaman Berkendara: Praktis, Tidak Menarik

Geely bermitra dengan Lotus untuk penyetelan suspensi, tetapi dinamika berkendara Starray tidak sepenuhnya mencerminkan kolaborasi tersebut. Kemudi terasa lembam, dan suspensi bisa goyah saat menikung. Mobil mengutamakan kenyamanan dibandingkan handling, sehingga menghasilkan pengendaraan yang ringan.

Mesin bensin terdengar saat diaktifkan, memecah keheningan seperti EV. Secara keseluruhan, pengalaman berkendara Starray kompeten, tapi biasa-biasa saja.

Interior dan Kepraktisan: Fungsional, jika Generik

Interior Starray fungsional tetapi kurang berkepribadian. Mirip dengan SUV China lainnya, seperti Chery Tiggo 7 dan Leapmotor C10. Layar sentuh yang besar responsif, tetapi ketergantungan pada kontrol sentuh untuk fungsi dasar (seperti sunroof) membuat frustrasi.

Meskipun desainnya hambar, Starray unggul dalam hal kepraktisan. Ruang penumpang luas, dan terdapat lebih dari 30 kompartemen penyimpanan di seluruh kabin. Bagasi 428 liternya kompetitif, dengan tambahan penyimpanan di bawah lantai sebesar 100 liter.

Putusan: Pilihan yang Kuat, tapi Bukan Pengubah Permainan

Geely Starray EM-i menawarkan paket menarik bagi pembeli yang mencari plug-in hybrid yang terjangkau dan praktis. Harganya yang kompetitif, tingkat peralatan yang melimpah, dan jangkauan listrik yang mengesankan menjadikannya alternatif yang layak dibandingkan pesaing yang sudah mapan. Namun, dinamika berkendara yang tidak menginspirasi dan interior yang umum membuat mobil ini tidak menonjol di pasar yang ramai.

Starray adalah PHEV yang kompeten dan berorientasi pada nilai, namun tidak mendefinisikan ulang segmennya. Ini adalah pilihan yang masuk akal bagi pembeli yang mengutamakan kepraktisan daripada gairah.