Honda secara tak terduga telah menghidupkan kembali papan nama Insight, namun kali ini sebagai SUV crossover listrik sepenuhnya. Insight generasi keempat memulai debutnya di Jepang, menandai pertama kalinya lencana tersebut diterapkan pada kendaraan listrik. Kendaraan ini tampaknya sangat didasarkan pada model e:NS2 Honda yang sudah ada, yang dirancang khusus untuk pasar Cina.
Akar Wawasan di Tiongkok
Insight baru mengaburkan batas antara hatchback dan SUV, menawarkan desain high-riding. Honda Jepang akan meluncurkannya sebelum akhir bulan Mei, namun pembeli di Australia tidak perlu menahan nafas: juru bicara Honda Australia mengonfirmasi saat ini tidak ada rencana untuk mengimpor model tersebut. Hal ini menyoroti tren yang berkembang di industri otomotif, di mana merek sering kali menguji kendaraan listrik baru di pasar tertentu sebelum memutuskan peluncuran global.
Ukuran dan Spesifikasi: Fondasi yang Dikenali
Dimensinya sangat mirip dengan e:NS2—panjang sekitar 4,79 meter, lebar 1,84 meter, dan tinggi 1,57 meter, dengan jarak sumbu roda 2,74 meter. Itu menempatkannya di dekat Tesla Model Y dalam hal ukuran, meskipun sedikit lebih sempit dan lebih pendek. Insight menawarkan jangkauan lebih dari 500km (siklus WLTC) dari baterai lithium-ion ternary 68,8 kWh yang bersumber dari CATL, dipasangkan dengan motor listrik 150kW. Hal ini penting karena menunjukkan bahwa Honda memanfaatkan teknologi baterai yang sudah mapan dan kemitraannya dengan Tiongkok untuk mempercepat dorongan kendaraan listriknya.
Interior Berteknologi Maju
Di dalam, Insight menawarkan sistem infotainment layar sentuh 12,8 inci, cluster instrumen digital 9,4 inci, dan fitur premium seperti head-up display, sound system Bose, jok kulit, dan tailgate hands-free. Ia bahkan mencakup kemampuan vehicle-to-load (V2L) dan fitur khusus yang mengejutkan: penyebar aroma dengan enam pilihan aroma. Dimasukkannya fitur-fitur ini menunjukkan bahwa Honda menargetkan segmen mewah di pasar kendaraan listrik.
Pergeseran Identitas Insight
Nama Insight memiliki sejarah yang bergejolak. Pertama kali digunakan pada tahun 1999 untuk coupe hybrid yang unik, dihentikan produksinya pada tahun 2006. Dihidupkan kembali pada tahun 2009 sebagai hatchback mirip Prius, kemudian dihentikan produksinya lagi pada tahun 2014. Baru-baru ini, nama tersebut muncul pada sedan hybrid berbasis Civic dari tahun 2018-2022, yang tidak pernah dijual di Australia. Penemuan kembali yang terus-menerus ini mencerminkan kesediaan Honda untuk bereksperimen dengan merek Insight sambil menguji daya tarik konsumen.
Kelahiran kembali Insight sebagai kendaraan listrik menggarisbawahi perubahan cepat dalam lanskap otomotif, di mana merek-merek beralih ke elektrifikasi dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Keputusan untuk memprioritaskan pasar Tiongkok terlebih dahulu menunjukkan di mana Honda melihat potensi pertumbuhan terbesar untuk model ini.
Evolusi Insight dari mobil hybrid menjadi SUV listrik yang lengkap adalah sinyal jelas komitmen Honda terhadap kendaraan listrik. Apakah komitmen tersebut akan diperluas ke Australia masih belum pasti, namun landasan sedang diletakkan untuk masa depan di mana Insight dapat sekali lagi menghiasi ruang pamer di seluruh dunia.
