Hyundai Grandeur: Mengapa Australia Tidak Mendapatkan Sedan Unggulan

22
Hyundai Grandeur: Mengapa Australia Tidak Mendapatkan Sedan Unggulan

Hyundai tidak memiliki rencana untuk memperkenalkan kembali Grandeur, sedan besar yang pernah dikenalnya, ke pasar Australia. Meskipun model ini terus sukses di Korea dan Timur Tengah, penurunan permintaan untuk kelas kendaraan ini di Australia membuat kecil kemungkinannya untuk kembali lagi.

Realitas Pasar dan Menurunnya Penjualan Sedan

Manajer perencanaan produk Hyundai Australia, Tim Rodgers, secara terbuka mengakui bahwa Grandeur sejalan dengan preferensi pribadinya tetapi mengakui bahwa pasar tidak mendorong permintaan untuk kendaraan semacam itu. Segmen sedan besar Australia menyusut dengan cepat: Model mainstream hanya mencatat 201 penjualan pada tahun 2025, sementara opsi premium mencapai 1959 unit.

Tren ini mencerminkan pergeseran preferensi konsumen terhadap SUV dan kendaraan listrik. Grandeur, yang ditempatkan di atas Sonata di jajaran Hyundai, akan bersaing dengan sedan mewah ternama seperti Mercedes-Benz E-Class (519 unit terjual pada tahun 2025) dan BMW Seri 5.

Posisi dan Sejarah Keagungan

Grandeur, juga dikenal sebagai Azera di luar Korea, pada dasarnya adalah versi rendah dari SUV Palisade yang populer, berbagi platform yang sama tetapi menawarkan pilihan powertrain yang berbeda – termasuk 3.5L V6 dan hybrid turbocharged. Ukurannya (panjang 5,035m) menyaingi BMW Seri 5, dan fitur-fiturnya lebih premium dibandingkan banyak pesaing seperti Skoda Superb.

Awalnya merupakan Mitsubishi yang diubah namanya pada akhir tahun 1980an, Grandeur telah berkembang menjadi simbol status di Korea Selatan, bahkan dengan merek mewah Genesis, Hyundai, yang kini sudah mapan. Australia sebelumnya menjual generasi ketiga dan keempat (1999-2011), namun penjualan yang lambat menyebabkan penghapusannya. Sedan i45, Sonata yang diberi lencana ulang, merupakan pengganti yang berumur pendek sebelum dihentikan produksinya pada tahun 2013.

Masa Depan: Elektrifikasi dan Ioniq 6

Meskipun Hyundai tidak akan menghidupkan kembali Grandeur, perusahaan tersebut berfokus pada alternatif listrik. Sedan streamliner Ioniq 6 facelift telah dikonfirmasi untuk Australia, meskipun detail spesifiknya masih belum jelas. Ioniq 6 N berperforma tinggi juga akan hadir, menandakan pergerakan menuju elektrifikasi sebagai sedan andalan merek tersebut.

Peralihan dari sedan tradisional sudah jelas : Genesis G80 milik Hyundai hanya terjual 41 unit pada tahun 2025, kurang dari setengah volume Porsche Taycan. Meskipun Sonata terus hadir, bahkan tidak memiliki powertrain hybrid di Australia.

Absennya Grandeur di Australia menyoroti perubahan mendasar dalam permintaan konsumen. Dengan pasar yang memprioritaskan SUV dan kendaraan listrik, Hyundai beradaptasi dengan berfokus pada model elektrifikasi daripada menghidupkan kembali merek lama.