Jeep Avenger, model listrik terkecil dan pertama dari merek tersebut, dijadwalkan untuk mengalami pembaruan paruh baya yang signifikan karena menghadapi tekanan yang meningkat dari pesaing baru di pasar SUV kompak. Prototipe Avenger yang direvisi telah terlihat menjalani pengujian musim dingin, mengkonfirmasikan perombakan tersebut.
Hype Awal vs. Realita Penjualan
Diluncurkan pada tahun 2022, Avenger awalnya menimbulkan kegembiraan seiring dengan terjunnya Jeep ke dalam kendaraan listrik sepenuhnya. Namun, penjualan belum bisa menandingi antusiasme awal tersebut, bahkan setelah memperkenalkan versi hybrid dan all-wheel-drive. Mobil ini belum mendapatkan daya tarik yang besar, terutama di pasar-pasar utama seperti Inggris. Ini adalah situasi kritis bagi Jeep, karena Avenger kini menjadi model terlaris di Inggris, dan tertinggal berarti kalah dari pesaing.
Keterbatasan Platform dan Pergeseran Pasar
Avenger menggunakan platform CMP Stellantis, yang menopang beberapa kendaraan kecil segmen B. Meskipun serbaguna dalam mendukung drivetrain hybrid dan listrik, platform ini kini menunjukkan usianya dibandingkan dengan arsitektur yang lebih baru. Lanskap otomotif berkembang pesat, dan Avenger harus beradaptasi agar tetap kompetitif. Maraknya model seperti Volkswagen ID. Cross dan Skoda Epiq – keduanya akan segera diluncurkan – menyoroti perlunya perbaikan.
Pembaruan Powertrain dan Gaya
Avenger yang diperbarui akan mempertahankan platform CMP tetapi diharapkan menerima peningkatan powertrain, terutama untuk versi listrik. Baterai 54kWh dan pengaturan motor saat ini perlu ditingkatkan untuk bersaing dengan pesaing yang lebih baru dan lebih efisien.
Menariknya, beberapa prototipe uji menampilkan mesin pembakaran internal (ICE). Varian hybrid yang ada menggunakan mesin 1,2 liter tiga silinder, dengan sistem hybrid 4xe ringan 48V atau lebih kuat (menambahkan penggerak semua roda melalui motor listrik belakang).
Perubahan gaya eksterior tampak halus, tanpa revisi bodi besar-besaran yang terlihat pada kendaraan uji. Lampu depan tetap tidak berubah, tetapi perubahan kecil pada gril depan dan bemper diperkirakan akan terjadi.
Peningkatan Teknologi Interior
Pembaruan yang paling mencolok ada di dalamnya. Mobil uji menunjukkan layar sentuh tengah yang jauh lebih besar daripada unit model saat ini yang lebih kecil. Meskipun tidak jelas apakah ini memerlukan tata letak dasbor baru, peningkatan ini penting. Produsen mobil tahu bahwa pembeli modern mengharapkan lebih banyak teknologi, dan sistem infotainment Avenger saat ini terasa kuno jika dibandingkan.
Waktu dan Harga Pasar
Jeep Avenger yang direvisi diharapkan tiba akhir tahun ini, dengan harga tetap mendekati level saat ini (sekitar £26,500 untuk bensin, £30,000 untuk EV, dan £31,500 untuk hybrid 4xe). Harga yang relatif stabil ini menunjukkan bahwa Jeep tidak ingin mengambil risiko mengasingkan pelanggan yang sudah ada, namun ujian sebenarnya adalah apakah peningkatan tersebut cukup untuk menarik pelanggan baru.
Kecepatan perubahan di segmen SUV kompak tiada henti. Bahkan perbaikan kecil seperti layar yang lebih besar atau gaya yang diubah kini sangat penting untuk kelangsungan hidup. Bagi Jeep, kesuksesan Avenger bukan lagi sekadar menjadi yang pertama memasarkan SUV listrik; ini tentang tetap relevan.