Ligier Mengklaim Rekor Nürburgring… Untuk Lap Paling Lambat

3

Ligier, pabrikan Perancis dengan sejarah balap yang mengejutkan, telah mencapai prestasi unik: mencatat waktu putaran resmi paling lambat yang pernah tercatat di Nürburgring Nordschleife yang terkenal kejam. Rekor tersebut diklaim menggunakan JS50 Revo D+, sebuah mobil mikro yang secara hukum diklasifikasikan sebagai “sepeda roda empat bertenaga diesel” di Eropa – dan dapat dikendarai tanpa izin pada usia 14 tahun.

Kendaraan dan Tantangannya

JS50 Revo D+ ditenagai oleh mesin sederhana 0,5 liter yang hanya menghasilkan 8 tenaga kuda. Secara hukum dibatasi pada kecepatan tertinggi 28 mph, ini mungkin tampak seperti kandidat yang tidak mungkin untuk rekam jejak apa pun. Namun, Ligier sengaja berusaha menaklukkan waktu putaran paling lambat, menyelesaikan satu sirkuit penuh dalam 28 menit dan 25,8 detik.

Ini bukanlah suatu kebetulan. Perusahaan membawa beberapa versi JS50 ke Jerman, termasuk model listrik yang menyelesaikan lintasan pada 27:55.6, dan versi listrik yang lebih cepat (dibatasi hingga 77 mph) yang selesai pada 19:53.4. Fakta bahwa waktu tersebut dicapai dengan ban semi-slick menimbulkan pertanyaan tentang seberapa cepat waktu tersebut dapat dicapai dengan perlengkapan standar.

Sejarah Kecepatan, Sekarang… Lambat?

Pendekatan Ligier sungguh ironis, mengingat masa lalu mereka di balap Formula 1 dari tahun 1976 hingga 1996. Peralihan perusahaan ke pembuatan mobil mikro berdaya rendah mencerminkan peraturan kendaraan yang unik di Eropa. “Sepeda roda empat” ini mengabaikan persyaratan perizinan mobil tradisional, sehingga dapat diakses oleh pengemudi muda.

Aksi tersebut dilakukan oleh jurnalis Prancis Nicolas Meunier dan Martin Coulomb, yang dilaporkan mencapai kecepatan mengesankan 78 mpg saat berkendara dari Paris ke trek. Video promosi yang menyertainya diputar dengan situasi yang absurd, sehingga sulit membedakan antara rekaman kecepatan normal dan gerak lambat.

Mengapa Ini Penting

Rekor Ligier lebih dari sekedar aksi. Ini menyoroti keanehan klasifikasi kendaraan Eropa dan batasan yang dikenakan pada jenis kendaraan tertentu. Keberhasilan perusahaan dalam mencetak rekor ini kemungkinan besar tidak dapat ditantang dalam waktu dekat. Lagi pula, siapa yang mau repot? Ini adalah rekor yang bertahan bukan karena mewakili pencapaian, namun karena berada pada titik akhir kinerja.

JS50 Revo D+ adalah pengingat bahwa Nürburgring bukan hanya soal kecepatan; ini tentang mendorong batasan ke segala arah. Rekor tersebut menjadi bukti kesediaan Ligier untuk menumbangkan ekspektasi dan menemukan kejayaan di lap paling lambat.