Maserati sedang mempersiapkan facelift untuk model GranTurismo dan GranCabrio, meskipun angka penjualannya mengecewakan dan menempatkan merek tersebut di bawah rivalnya Ferrari dalam hal volume. Langkah ini dilakukan ketika perusahaan berjuang untuk mendapatkan daya tarik di pasar barang mewah, dengan hanya menjual 7.900 kendaraan pada tahun 2025.
Menghadapi Permintaan yang Lemah
Produsen mobil asal Italia ini telah mengurangi rencana produk masa depan, namun terus berinvestasi dalam pembaruan untuk jajaran produk yang ada. Foto mata-mata mengungkapkan prototipe yang disamarkan sedang menjalani pengujian musim dingin, yang mengindikasikan penyegaran sedang berlangsung. Facelift ini mewakili upaya nyata untuk menghidupkan kembali minat terhadap model yang belum memenuhi ekspektasi penjualan.
Perubahan Desain dan Pembaruan Kecil
Prototipe ini menampilkan bumper depan yang direvisi dengan saluran masuk udara yang lebih besar dan gril yang didesain ulang. Diffuser belakang GranCabrio Folgore juga diperbarui, sedangkan GranTurismo Trofeo memiliki lampu belakang bening. Perubahan interior diharapkan minimal, kemungkinan terbatas pada opsi trim baru atau penyesuaian spesifikasi karena keterbatasan anggaran.
Memanfaatkan Personalisasi
Strategi Maserati bergantung pada penyesuaian. Merek ini sangat mempromosikan program personalisasi BottegaFuoriserie, menawarkan warna dan konfigurasi interior yang dipesan lebih dahulu. Namun, pendekatan ini belum meningkatkan angka penjualan secara signifikan. Perusahaan baru-baru ini memperkenalkan varian spesial Meccanica Lirica, yang mencakup sistem pembuangan ulang untuk mesin V6 Nettuno 3.0 liter twin-turbo—sebuah langkah untuk mengimbangi penghentian opsi V8 sebelumnya.
Pergeseran Produksi dan Perkiraan Masa Depan
Produksi GranTurismo dan GranCabrio dipindahkan dari Turin ke kantor pusat Maserati di Modena bersama MC20. Model-model ini masing-masing diluncurkan pada tahun 2022 dan 2024, tetapi kesulitan menarik pembeli. Model yang diperbarui, diharapkan untuk model tahun 2027, akan mencakup varian bertenaga V6 (Modena, Trofeo) dan varian listrik penuh (Folgore). Maserati bertaruh bahwa penyesuaian kosmetik dan minor mekanis ini akan cukup untuk menghidupkan kembali minat pelanggan.
Facelift adalah risiko yang sudah diperhitungkan. Mereka menunjukkan komitmen Maserati terhadap model-model ini, namun juga mengakui kinerja buruk mereka saat ini. Masih harus dilihat apakah perubahan-perubahan ini akan cukup untuk membalikkan keadaan.
