Mazda Memprioritaskan Kendaraan Listrik Dibandingkan PHEV Di Tengah Peraturan Emisi

17
Mazda Memprioritaskan Kendaraan Listrik Dibandingkan PHEV Di Tengah Peraturan Emisi

Mazda Australia tidak akan memperluas opsi plug-in hybrid (PHEV) untuk SUV CX-70 dan CX-90, meskipun teknologi tersebut tersedia di pasar lain. Menurut Managing Director Mazda Australia, Vinesh Bhindi, perusahaan yakin mereka memiliki “cakupan yang memadai” untuk PHEV dengan model CX-60 dan CX-80 yang sudah ada.

Keputusan ini diambil ketika Australia mempersiapkan Standar Efisiensi Kendaraan Baru (NVES) yang lebih ketat pada tahun 2025, yang memberikan sanksi kepada produsen mobil karena melebihi target emisi. Bhindi menyatakan fokus Mazda beralih ke kendaraan listrik baterai (EV) karena adanya perubahan insentif pemerintah, khususnya penghapusan manfaat pajak untuk PHEV pada Maret tahun lalu.

Perusahaan menerapkan tiga strategi utama untuk memitigasi dampak finansial NVES :
1. Memprioritaskan peluncuran model Mazda 6e dan CX-6e serba listrik mendatang, yang diharapkan menghasilkan kredit emisi terbanyak.
2. Menjajaki potensi untuk membeli kredit emisi dengan potongan harga dari produsen lain, jika tersedia.
3. Membebankan segala biaya yang tidak dapat dihindari kepada konsumen sebagai upaya terakhir.

Bhindi menekankan bahwa Mazda ingin menghindari pengurangan pilihan pelanggan dan bertujuan untuk menyeimbangkan portofolionya melalui strategi tersebut. Perusahaan ini juga menargetkan segmen kendaraan menengah utama (kisaran harga $40.000-$60.000) dengan kendaraan listrik barunya, yang diyakini merupakan wilayah dengan volume penjualan terbesar.

Ini bukan pertama kalinya Mazda Australia mengisyaratkan kesediaannya untuk menerima potensi denda NVES daripada mengubah jajaran produknya secara drastis. Bhindi sebelumnya menyatakan perusahaan akan terus menawarkan kendaraan berdasarkan permintaan konsumen, meski dikenakan denda.

Mazda berkolaborasi dengan mitranya di Tiongkok, Changan, untuk peluncuran awal kendaraan listrik, sekaligus mengembangkan kendaraan listrik internalnya sendiri, yang diharapkan akan diluncurkan pertama kali pada tahun 2027 berdasarkan CX-5 generasi berikutnya. Perusahaan memperoleh 508.517 unit penalti pada tahun pertama NVES berdasarkan proyeksi penjualan tahun 2025, yang berarti perusahaan harus memperdagangkan unit tersebut dengan produsen lain pada bulan Desember 2027 atau menghadapi denda keuangan pada tahun 2028.