Nokian Tires telah meluncurkan ban musim dingin terbarunya, Hakkapelititta 01, yang menampilkan teknologi “Double Action Stud” revolusioner yang dirancang untuk mengoptimalkan kinerja di atas es sekaligus mengurangi kerusakan di jalan. Setelah 90 tahun merintis pengembangan ban musim dingin, termasuk menciptakan kategori tersebut secara efektif pada tahun 1934, Nokian mengklaim ini adalah salah satu terobosan terbesar mereka.
Masalah pada Stud
Ban musim dingin bertabur tradisional menawarkan cengkeraman yang lebih baik di atas es tetapi sering kali dibatasi di beberapa wilayah karena keausan yang ditimbulkannya di trotoar. Hakkapelititta 01 bertujuan untuk mengatasi hal ini dengan menyesuaikan perilaku tiang secara dinamis berdasarkan suhu dan kondisi permukaan. Ini bukan gimmick; ini adalah solusi praktis untuk trade-off yang sudah berlangsung lama.
Cara Kerja: Teknologi Stud Adaptif
Ban baru tidak bergantung pada perangkat atau aplikasi eksternal. Sebaliknya, ia menggabungkan tiga lapisan senyawa di bawah masing-masing sekitar 220 tiang tungsten-karbida. Inovasi inti adalah “senyawa basa reaktif” yang menjadi kaku pada suhu di bawah nol untuk memaksimalkan penyangga tiang, namun melunak seiring kenaikan suhu, sehingga tiang dapat ditarik sedikit saat berada di trotoar. Hal ini mengurangi dampak terhadap permukaan jalan hingga 30 persen, yang merupakan manfaat utama bagi wilayah dengan peraturan ban yang ketat.
Penempatan tiang juga berperan. Kancing tengah dibuat miring untuk pengereman dan akselerasi, sedangkan kancing bahu diputar 180 derajat untuk meningkatkan cengkeraman kemudi. Dinding samping dilengkapi Teknologi SilentDrive dan penguatan Aramid Strong untuk mengurangi kebisingan dan daya tahan.
Pengujian dan Performa
Pengujian ekstensif di fasilitas “White Hell” Nokian di Finlandia menunjukkan kemampuan ban tersebut di danau beku. Dalam pengujian, Audi A4 Avant mencapai perosotan terkontrol pada kecepatan 30 mph, dengan pemulihan traksi yang cepat dari posisi diam, mencapai 70 mph di atas es sebelum mengerem hingga berhenti di jarak kurang dari 70 kaki. Desain ban bertujuan untuk meningkatkan performa di es dan trotoar.
Ketersediaan dan Implikasinya di Masa Depan
Hakkapelititta 01 akan diluncurkan pada musim gugur 2026, terutama menargetkan negara-negara Nordik dan Amerika Utara, di mana ban bertabur masih legal. Nokian berharap berkurangnya kerusakan jalan akan mendorong penerimaan yang lebih luas terhadap ban musim dingin bertabur di wilayah yang saat ini membatasi penggunaan ban tersebut.
Ban ini mewakili langkah maju yang signifikan dalam teknologi ban musim dingin. Dengan beradaptasi secara cerdas terhadap kondisi, Hakkapelititta 01 memberikan peningkatan cengkeraman di atas es tanpa memperburuk kelemahan desain stud tradisional. Dampak jangka panjangnya dapat berupa perubahan dalam cara pengaturan dan persepsi ban musim dingin, sehingga menawarkan solusi yang lebih aman dan berkelanjutan bagi pengemudi di iklim yang keras.






























