Renault Group telah mengumumkan peningkatan signifikan dalam penjualan global pada tahun 2025, menunjukkan pemulihan yang kuat bagi pabrikan merek Renault, Dacia, dan Alpine. Perusahaan ini menjual total 2.336.807 unit di seluruh dunia, menandai berlanjutnya momentum di pasar-pasar utama.
Kekuatan Eropa Mendorong Pertumbuhan Secara Keseluruhan
Merek inti Renault memimpin penjualan dengan sekitar 1,6 juta unit terjual di Eropa, mewakili peningkatan sebesar 3,2% dari tahun ke tahun. Dacia mengikutinya, hampir mencapai 700.000 unit terjual dengan kenaikan 3,1%. Kinerja ini menggarisbawahi tingginya permintaan akan kendaraan yang terjangkau dan praktis di pasar Eropa, dimana kedua merek tersebut mempertahankan posisi yang kuat.
Alpine Melihat Pertumbuhan Eksplosif
Merek Alpine yang berfokus pada kinerja mengalami pertumbuhan paling dramatis, dengan penjualan melonjak sebesar 139,2%. Lonjakan ini sebagian besar disebabkan oleh ketersediaan hot hatchback A290 selama setahun penuh, melengkapi mobil sport A110 yang sudah ada. Meskipun mengesankan, angka ini harus dipertimbangkan dalam konteksnya, karena mencerminkan penambahan lini model utama kedua.
Lonjakan Penjualan Listrik dan Hibrida
Pendorong utama kesuksesan Renault adalah meningkatnya penggunaan kendaraan listrik (EV). Perusahaan melaporkan 151,000 penjualan EV, peningkatan substansial sebesar 72.2% dibandingkan tahun 2024. Demikian pula, powertrain hybrid Dacia mengalami pertumbuhan luar biasa sebesar 121%, berkontribusi terhadap peningkatan penjualan keseluruhan sebesar 2.9% di Eropa. Tren ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas menuju mobilitas berlistrik.
Pertumbuhan di Masa Depan Didorong oleh Model-Model Baru
Renault siap untuk ekspansi lebih lanjut dengan peluncuran Twingo EV yang sangat dinanti-nantikan, dengan harga bersaing sekitar €13,750 (sekitar £11,900) di Prancis setelah insentif. Pasar Inggris diperkirakan akan dibanderol sekitar £17.500 ketika model ini tiba pada tahun 2026. Peluncuran tambahan termasuk Megane E-Tech facelift dan rangkaian van komersial listrik baru, termasuk Trafic.
Clio dan Sandero Mendominasi Tangga Lagu Eropa
Meskipun produksi penggerak kiri dihentikan secara bertahap, Renault Clio tetap menjadi terlaris di Eropa, mengamankan tempat kedua dalam peringkat penjualan. Dacia Sandero memimpin, memberikan Grup Renault finis dominan satu-dua. Clio generasi keenam yang serba baru diharapkan dapat mempertahankan momentum tersebut.
Memperluas Jajaran Produk di Semua Merek
Dacia akan memperkenalkan city car listrik yang lebih terjangkau dan model estate bertenaga hibrida, menantang pesaing di segmen C. Alpine juga bersiap untuk ekspansi dengan crossover A390 dan mobil sport serba listrik A110 yang dijadwalkan dirilis pertengahan tahun.
Kinerja Renault yang kuat pada tahun 2025 menunjukkan keberhasilan restrukturisasi dan fokus strategis pada elektrifikasi dan model berbasis nilai. Peluncuran mendatang dan pertumbuhan berkelanjutan di pasar-pasar utama memposisikan perusahaan untuk meraih kesuksesan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
