Prototipe STI Sport# Subaru: Hype vs. Realita

15
Prototipe STI Sport# Subaru: Hype vs. Realita

Subaru baru-baru ini meluncurkan prototipe WRX STI Sport# di Tokyo Auto Salon, namun pengungkapan tersebut membuat banyak peminatnya kecewa. Kendaraan ini pada dasarnya adalah versi transmisi manual dari WRX S4 STI yang saat ini tersedia di Jepang – sebuah fakta yang sangat berbeda dari ekspektasi kebangkitan STI secara menyeluruh.

Kampanye Teaser dan Kekecewaan

Subaru secara strategis merilis video teaser yang memicu spekulasi kembalinya STI secara signifikan. Kampanye tersebut, yang sebagian besar ditujukan untuk pasar Jepang, menarik banyak perhatian, terutama dari penggemar di Amerika Utara yang belum pernah melihat model STI baru sejak tahun 2021. Namun kenyataannya, Sport# hanyalah pembaruan kecil daripada model performa tinggi yang diharapkan banyak orang.

Apa yang Sebenarnya Ditawarkan oleh Olahraga#

STI Sport# mengatasi keterbatasan utama WRX S4 STI Jepang dengan menambahkan transmisi manual. Sebelumnya, varian ini – yang berbagi mesin boxer 2.4 liter turbocharged berkekuatan 271 tenaga kuda dengan WRX AS – ditawarkan secara eksklusif dengan gearbox otomatis. Sport# mengoreksi ini, menyelaraskan dengan beberapa detail yang ditampilkan dalam klip promosi.

Secara visual, Sport# menampilkan sedikit perubahan kosmetik, termasuk gril yang lebih agresif dan penghapusan sayap belakang standar STI. Aksen bodi bagian bawah berwarna merah cerah ditampilkan di Auto Salon tetapi mungkin merupakan fitur opsional. Subaru belum merilis spesifikasi detailnya.

Mengapa Ini Penting: Permintaan IMS Global

Pengungkapan yang mengecewakan ini menyoroti tingginya permintaan akan model STI berperforma tinggi, khususnya di Amerika Serikat. Absennya STI yang tepat di pasar Amerika sejak tahun 2021 telah menciptakan celah yang tampaknya disadari oleh Subaru, mengingat debut hot hatch bermerek STI mereka sebelumnya di pameran otomotif Tokyo Oktober lalu.

Sport# adalah pengingat bahwa komunitas antusias merespons pemasaran yang agresif, namun Subaru harus memenuhi ekspektasi kinerja untuk benar-benar memenuhi permintaan global akan STI modern. Langkah perusahaan selanjutnya akan sangat penting dalam menjaga papan nama legendaris tersebut tetap relevan.