Xiaomi Meningkatkan Penjualan dengan Kustomisasi, Peningkatan Teknologi di Pasar EV yang Kompetitif

15

Xiaomi memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik (EV) dengan fokus pada personalisasi dan sistem bantuan pengemudi yang canggih. Perusahaan baru-baru ini meluncurkan layanan pengecatan pesanan, meluncurkan SUV YU7 Max edisi “Crystal Purple” di Guangzhou Auto Show 2025. Langkah ini dilakukan ketika Xiaomi terus menantang para pemimpin EV mapan seperti Tesla, dengan angka penjualan bulan Oktober yang menunjukkan momentum yang kuat.

Penyesuaian dan Spesifikasi Performa

Program kustomisasi baru Xiaomi menjanjikan 100 pilihan warna unik selama tiga tahun, menarik pembeli yang mencari eksklusivitas. Varian cat khusus mulai dijual dengan harga sekitar $1.540 USD, dengan tambahan premium seperti trim emas 24-K atau serat karbon tersedia untuk personalisasi lebih lanjut.

YU7 Max sendiri hadir dalam konfigurasi penggerak dua roda (2WD) dan penggerak empat roda (4WD). Versi 2WD menghasilkan tenaga 235 kW dengan waktu akselerasi 0-100 km/jam 5,88 detik, dan jangkauan CLTC 835 km. Model 4WD menawarkan performa yang lebih bertenaga, dengan opsi mulai dari 365 kW (0-100 km/jam dalam 4,27 detik) hingga 508 kW (0-100 km/jam dalam 3,23 detik). Versi papan atas ini juga memiliki kemampuan pengisian cepat: 10-80% hanya dalam 12 menit dengan tingkat pengisian daya 5,2C, menambah jangkauan hingga 620 km dalam 15 menit. Suspensi udara dua ruang tertutup memberikan ground clearance hingga 222 mm.

Peningkatan Keamanan dan Bantuan Pengemudi

Xiaomi juga telah meluncurkan peningkatan signifikan pada sistem bantuan pengemudinya, Xiaomi HAD Enhanced, melalui pembaruan over-the-air (OTA) di bawah Xiaomi HyperOS 1.11. Peningkatan ini mencakup pengereman darurat otomatis kecepatan rendah (LAEB/RAEB) yang beroperasi pada kecepatan hingga 30 km/jam secara mundur, mendeteksi pejalan kaki, kendaraan, dan kendaraan roda dua. Sistem AEB kini mencakup rentang kecepatan yang lebih luas, yaitu 1-135 km/jam, dengan mengenali rintangan statis seperti dinding dan penghalang.

Fitur Mis-Acceleration Inhibition (MAI) yang baru mencegah akselerasi yang tidak diinginkan dengan menekan keluaran tenaga saat salah menggunakan pedal secara tidak sengaja. Pada kecepatan lebih tinggi (80-135 km/jam), sistem ini menawarkan bantuan kemudi darurat (AES) untuk menghindari tabrakan, melakukan hingga dua manuver mengelak sambil memprioritaskan pengereman jika memungkinkan. Pengemudi tetap memegang kendali, dan sistem hanya melakukan override jika diperlukan.

Kombinasi penyesuaian, kinerja, dan fitur keselamatan canggih menempatkan Xiaomi sebagai pesaing serius dalam lanskap kendaraan listrik yang berkembang pesat. Dorongan agresif Xiaomi ke pasar otomotif mencerminkan tren yang lebih luas menuju kendaraan yang dipersonalisasi, dengan semakin banyaknya produsen yang menawarkan opsi unik untuk menarik pembeli.