Kendaraan listrik (EV) membutuhkan lebih banyak ban dibandingkan mobil bensin atau diesel tradisional. Torsi instan dan bobotnya yang lebih berat mempercepat keausan, sehingga berdampak pada keselamatan dan efisiensi. Mengetahui kapan harus mengganti ban bukan hanya tentang batasan hukum; ini tentang mempertahankan kinerja optimal dan mencegah masalah yang merugikan.
Mengapa Keausan Ban EV Penting
Kendaraan listrik mengandalkan cengkeraman ban untuk pengereman regeneratif, akselerasi mulus, dan memaksimalkan jangkauan baterai. Ban yang sudah usang akan mengurangi fitur-fitur ini, sehingga menyebabkan jarak berhenti yang lebih jauh, efisiensi yang berkurang, dan peningkatan kebisingan di jalan. Mengabaikan kesehatan ban juga dapat mempercepat keausan pada komponen lain akibat meningkatnya tekanan.
7 Tanda Ban EV Anda Perlu Diganti
Berikut cara mengidentifikasi kapan ban EV Anda mencapai akhir masa pakainya:
- Kedalaman Tapak Tidak Memadai: Batas minimum yang sah di Inggris adalah 1,6 mm, namun pengemudi kendaraan listrik harus mengganti ban lebih awal—sekitar 3 mm—untuk cengkeraman yang lebih baik, terutama dengan akselerasi instan. Gunakan pengukur kedalaman tapak atau indikator keausan bawaan ban untuk memeriksanya.
- Jarak Berkendara Berkurang: Jika jangkauan kendaraan listrik Anda turun lebih cepat dari biasanya, ban yang aus dapat meningkatkan hambatan gelinding, sehingga memaksa baterai bekerja lebih keras.
- Keausan Tidak Merata atau Cepat: Kendaraan listrik memberi tekanan lebih besar pada ban karena bobot dan torsinya. Carilah keausan yang berlebihan pada bagian tepi dalam/luar, keausan yang lebih cepat pada salah satu ban, atau pola bulu/bekam. Hal ini menunjukkan adanya masalah keselarasan atau keseimbangan.
- Peningkatan Kebisingan atau Getaran Jalan: Kendaraan listrik dirancang untuk pengoperasian senyap. Peningkatan kebisingan yang nyata—dengungan, dengung, atau getaran—menunjukkan ban sudah aus atau ketidakseimbangan.
- Cengkeraman Buruk dalam Kondisi Basah/Dingin: Berkurangnya stabilitas dalam cuaca basah atau dingin merupakan tanda jelas bahwa ban sudah aus. EV bergantung pada cengkeraman ban untuk pengereman regeneratif dan akselerasi yang mulus.
- Kerusakan yang Terlihat: Potongan, tonjolan, atau retakan pada dinding samping berarti ban Anda tidak aman, terutama pada kecepatan tinggi di jalan raya.
- Peringatan Tekanan Ban Terus-menerus: Jika lampu peringatan dasbor Anda terus menyala setelah inflasi, ini mungkin menandakan kerusakan internal atau kebocoran yang lambat. Penggantian mungkin diperlukan daripada perbaikan.
Layanan Ban EV yang Nyaman
Jika Anda tidak yakin dengan kondisi ban EV Anda, tukang ban keliling dapat memeriksanya di lokasi Anda. Teknisi bersertifikat dapat melakukan penggantian atau perbaikan yang aman dan profesional, sehingga menghemat waktu dan kerumitan Anda.
Mengabaikan kesehatan ban dapat membahayakan keselamatan, mengurangi efisiensi, dan mempercepat keausan pada komponen lainnya. Inspeksi rutin sangat penting untuk kinerja EV yang optimal.
