BYD secara resmi telah mengumumkan kembali generasi ketiga Atto 3 di Beijing Auto Show 2026. Pengungkapan ini terjadi pada waktu yang tidak biasa: hanya satu bulan setelah facelift “Evo”—model generasi kedua—diluncurkan di Inggris.
Suksesi yang cepat ini menunjukkan bahwa BYD beralih dari pembaruan kecil yang berulang-ulang dan malah beralih ke platform yang benar-benar baru yang dirancang untuk bersaing dengan industri kelas berat.
Pergeseran Skala: Menargetkan Tesla Model Y
Perubahan paling signifikan pada Atto 3 baru adalah jejak fisiknya. Meskipun versi sebelumnya adalah SUV keluarga kompak, generasi ketiga telah berkembang pesat:
– Panjang: Meningkat hampir 200mm
– Tinggi: Meningkat 60mm
– Lebar: Meningkat 20mm
– Jarak roda: Dibentangkan sejauh 50mm
Dengan meningkatkan dimensi tersebut, BYD memindahkan Atto 3 dari segmen SUV kecil dan langsung ke wilayah Tesla Model Y. Pertumbuhan ini merupakan langkah strategis untuk merebut pangsa pasar SUV listrik ukuran menengah yang lebih besar, yang saat ini merupakan segmen paling kompetitif di industri kendaraan listrik.
Desain dan Teknologi: Dari “Blobby” hingga Premium
Arah estetika kendaraan telah mengalami perombakan total. Garis-garis lembut dan bulat dari generasi sebelumnya telah digantikan oleh desain yang lebih terarah dan agresif.
Peningkatan Eksterior
- Gaya Canggih: Model baru ini memiliki fitur bagian depan yang lebih mengesankan dengan saluran masuk udara yang besar, gagang pintu yang rata, dan lampu depan yang lebih ramping, menjauhi tampilan model lama yang berbahan plastik.
- Penginderaan Tingkat Lanjut: Sensor LiDAR yang dipasang di bagian atas kaca depan akan memberi daya pada sistem mengemudi otonom “God’s Eye”, yang menandakan niat BYD untuk bersaing di pasar bantuan pengemudi tingkat tinggi.
- Pencahayaan Khas: Bagian belakang menampilkan logo BYD yang menyala dan terintegrasi ke dalam pola lampu simpul yang terjalin khas.
Interior dan Utilitas
Kabin telah beralih ke estetika minimalis berteknologi tinggi yang mirip dengan pesaing seperti XPeng dan Leapmotor.
* Rasa Premium: Interiornya menggunakan trim efek logam, pencahayaan sekitar 256 warna, dan atap kaca satu bagian.
* Penyimpanan Cerdas: BYD mengutamakan kepraktisan, menawarkan 39 area penyimpanan di seluruh kabin, termasuk bantalan pengisi daya nirkabel ganda dan baki dasbor.
* Kapasitas Kargo yang Sangat Besar: Peningkatan jarak sumbu roda berarti peningkatan utilitas yang dramatis. Kapasitas bagasi telah meningkat menjadi 750 liter, sebuah lompatan signifikan dari 490 liter yang ditemukan pada model Evo yang baru dirilis.
Baterai Generasi Berikutnya dan Kemampuan Pengisian Daya
Di bawah tenda, Atto 3 menggunakan Baterai Blade generasi kedua dari BYD. Teknologi ini bukan hanya soal kapasitas; ia dirancang untuk bekerja bersama-sama dengan Pengisi Daya Flash 1.500kW yang baru dari perusahaan.
Meskipun waktu pengisian daya spesifik untuk Atto 3 belum dirilis, teknologinya bersifat transformatif. Sebagai gambaran, Denza Z9GT kelas atas dari BYD dapat mengisi daya dari 10% hingga 97% hanya dalam 9 menit. Ini merupakan lompatan besar dibandingkan Atto 3 saat ini, yang membutuhkan sekitar 25 menit untuk isi ulang standar.
Kinerja dan Ketersediaan Pasar
Di pasar Tiongkok, Atto 3 akan menawarkan dua opsi powertrain berbeda berdasarkan siklus pengujian CLTC:
1. Jangkauan Standar: Baterai 57,5kWh, 268bhp, dengan jangkauan sekitar 336 mil.
2. Jarak Jauh: Baterai 68,5kWh, 322bhp, dengan jangkauan sekitar 392 mil.
Catatan: Angka kisaran ini didasarkan pada siklus CLTC Tiongkok; Pembeli Eropa akan memperkirakan angka yang lebih rendah setelah dikonversi ke standar WLTP yang lebih ketat.
Kapan akan tiba di Eropa?
Karena model “Evo” generasi kedua baru saja hadir di showroom Inggris, Atto 3 generasi ketiga bukanlah prospek yang menjanjikan untuk pasar Barat. Pakar industri memperkirakan kedatangannya pada akhir tahun 2026 atau mungkin awal tahun 2027.
Kesimpulan: BYD Atto 3 baru mewakili evolusi mendasar dari kendaraan listrik ramah anggaran menjadi pesaing yang lebih besar dan berteknologi maju. Dengan meningkatkan ukuran dan kecepatan pengisian dayanya, BYD memposisikan dirinya untuk menantang dominasi pemain mapan seperti Tesla.
